Monthly Archives: April 2012

Dari tabloid ke majalah

Peralihan wajah dari tabloid ke majalah, terjadi setelah berbagai kendala dan kebutuhan. Ini terjadi pada media Mahardika, semula bernama tabloid gema mahardika lahir 1 September 1998 dengan bekal SIUPP No 417/SK/MENPEN/SIUPP/98. Majalah perdana dicetak dengan nomor edisi 62 April-Mei 2001 … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Koran Harian Umum Mandala Bandung

Koran Harian Umum Mandala Bandung

Tidak bakal dilupakan, karena harian ini banyak sekali teman teman yang berhasil meniti karier di bidang jurnalis, managemen, sirkulasi. Sangat tidak terpuji pabila ada yang merasa tidak puas. Di lingkungan media inilah banyak yang belajar dari nol hingga menjadi seorang penulis, pewarta, pemotret dsb nya. Sebut saja seorang pembantu pencari berita yang tadinya hanya sebagai penjaga toko, kemudian bergabung dan mulai belajar terus belajar, ia berhasil hingga kini bahkan seorang pemungut sampah korban berceceran, karena ulet ia kini menjadi seorang distributor koran yang berhasil.

Continue reading

Image | Posted on by | Leave a comment

Sejarah Harian Umum Mandala Bandung

Tidak bakal dilupakan, karena harian ini banyak sekali teman teman yang berhasil meniti karier di bidang jurnalis, managemen, sirkulasi. Sangat tidak terpuji pabila ada yang merasa tidak puas. Di lingkungan media inilah banyak yang belajar dari nol hingga menjadi seorang … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Masa gemilang Persib

Masa gemilang Persib

Kesebelasan dari Bandung ini tak akan dilupakan oleh pecinta persepakbolaan di Indonesia, umumnya masyarakat Jawa Barat. Mereka ketika jamannya Indra M Tohin (pelatih) dan Adjat Sudrakat Cs

Continue reading

Image | Posted on by | Leave a comment

Buruh tani ikut demo BBM

Buruh tani ikut demo BBM

Ini gambaran di negeri ini, ketika demo BBM di Bandung, ratusan buruh tani naiktruk masuk kota bandung, dann mereka berbaur dengan pendemo lainnya. Namun kebanyakan dari mereka tak mengerti apa yang diteriakkan para pendemo, karena ketika ditanya rata rata mereka menjawab “Ngak tahu, ngak ngerti atau kebingungan. Apasih tujuan mereka yang sebenarnya datang ke Bandung? ternyata mengejar uang “tip” 50 ribu rupiah lebih dari cukup untuk seorang ibu hidup di pedsaan dengan Rp50.000

Continue reading

Image | Posted on by | Leave a comment

Bubarkan Partai politik

Bubarkan Partai politik

Ngak tahu maksudnya spanduk besar yang dibawa salah satu ormas, dibentangkan dan hendak dibakar tapi ngak bisa karena spanduknya dari pelastik tebal. Ini gambar susana demo BBM di depan Gedung Sate Bandung

Continue reading

Image | Posted on by | Leave a comment